Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
  • visibility 378
  • comment 0 komentar
Salah satu anggota Jama’ah KoloKolo membagi masker kepada Jamaah Sholat Jumat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, Gembong

GEMBONG-Banyaknya Masjid yang menghentikan sementara praktik sholat jumat membuat sebagian warga resah. Pemberhentian sementara ini adalah untuk mencegah persebaran wabah virus corona atau covid 19.

Berdasarkan intruksi PWNU Jawa Tengah, daerah yang masih merupakan zona kuning, tetap diharuskan menyelenggarakan praktik Sholat Jumat. Berangkat dari keputusan ini, beberapa masjid yang telah menyetop pelaksanaan sholat jumat (27/03) kemarin, kembali menyelenggarakannya Jumat (3/4) ini.

Gembong yang masih merupakan zona hijau, tetap melaksanakan sholat jumat. Salah satu masjid yang menjadi acuan adalah Masjid Besar Baitul Muttaqin Gembong yang berada di jantung kecamatan.

Meskipun masih berstatus aman, takmir sepakat untuk melakukan standarisasi keamanan. Berdasarkan hasil rapat terbatas yang diselenggarakan Sabtu (28/3) kemarin dimufakati beberapa kriteria keamanan.

Kerapatan shof sholat menjadi pertimbangan utama. Banyaknya jamaah yang hadir dan tidak dikatahui rekam jejak kesehatannya tentu wajib diantisipasi dengan merenggangkan shof sholat. Selain itu, pihak masjid juga menyediakan bilik antiseptik dan kran sanitizer untuk mencuci tangan.

Namun para pemuda setempat yang tergabung dalam Jama’ah KoloKolo merasa sistem keamanan yang diterapkan oleh pengurus takmir masih belum memadai. Sehingga, Jama’ah KoloKolo dengan berbekal jaringan, menggalang masker untuk dibagikan kepada para jama’ah sholat jumat di Masjid Jami Baitul Muttaqin secara cuma-cuma.

“Kami berterimasih kasih kepada para pemuda Jama’ah KoloKolo yang giat membantu kelancaran dan kenyamanan Sholat Jumat di masjid ini.” Tutur KH. Imam Shofwan, ketua takmir.

Sebanyak tiga ratusan masker habis dibagikan kepada seluruh jama’ah yang hadir. Koordinator lapangan, Syaifudin Zuhri menegaskan bahwa pihak Jama’ah KoloKolo tidak sendirian dalam melaksanakan misi mulia ini.

“Kami bekerjasama dengan Takmir, Banser dan Kader Penggerak NU. Sebagian masker juga kami dapat dari Lembaga Perekonomian NU Pati, Lazisnu Gembong dan sisanya dari Kader Penggerak NU.” Tandasnya.

Para jama’ah Sholat Jumat juga merasa terbantu dengan pembagian masker ini. Mereka menganggap  bahwa masker yang dibagikan sangat bermanfaat bukan hanya saat sholat jumat saja namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini kan baru musim virus. Maskernya bagus, bisa dicuci lagi dan bermanfaat sekali. Terimakasih, pengurus Takmir, Jamaah KoloKolo dan teman-teman Banser.” Ungkap Susanto, salah satu jamaah Jumat.

Jama’ah KoloKolo sendiri merupakan organisasi informal yang didirikan oleh para pemuda di lingkungan Masjid Jami’ Baitul Muttaqin. Organisasi ini bergerak di bidang sosial dan keagamaan serta aktif melaksanakan ziarah makam wali setiap lima minggu sekali.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan NU Menuju Satu Abad

    Tantangan NU Menuju Satu Abad

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

                Pada tanggal 31 Januari 2015 lalu, Nahdlatul Ulama baru saja berulang tahun yang ke 90tahun, dan kurang 10 tahun lagi NU akan memasuki usia satu abad. 90 tahun adalah usia kematangan suatu oragnisasi seperti NU. Kendati demikian, NU ke depan memiliki tantangan yang cukup serius yang perlu direspon dan dicarikan solusi secara konkrit, yaitu […]

  • SMPIT ITTIHADUL MUWAHIDIN Sowan Ke PCNU Pati

    SMPIT ITTIHADUL MUWAHIDIN Sowan Ke PCNU Pati

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 672
    • 0Komentar

    Untuk mempernalkan peserta didik terhadap ormas-ormas yang berada di Kabupaten Pati, maka Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu melakukan silaturahmi ke berbagai ormas di Pati, yang pada kesempatan sebelumnya  ke Majlis Ulama Indonesia (MUI) dan pada  hari  Selasa (10/11/2015) bertepatan dengan Hari Pahlawan silaturahmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama.             “Saya selaku kepala sekolah mengucapkan banyak […]

  • GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

    GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.448
    • 0Komentar

      ​Pcnupati – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati mengambil sikap tegas dengan ikut serta dalam aksi massa menggeruduk Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026). ​Ansor Pati mendesak pihak kepolisian untuk segera meringkus pengasuh pesantren terduga pelaku berinisial A dan memberikan hukuman maksimal guna menyelamatkan masa depan […]

  • PC Lazisnu- LPNU Bakal Pasok Ribuan Kopi Gratis di Acara Satu Abad NU

    PC Lazisnu- LPNU Bakal Pasok Ribuan Kopi Gratis di Acara Satu Abad NU

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id PATI – Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama’ (LPNU) Kabupaten Pati menjadi pemasok kopi dalam perhelatan akbar peringatan Satu Abad NU, Rabu (22/2) malam. Menurut ketua LPNU Pati, Yusuf, menegaskan bahwa pihaknya akan membagikan ribuan cup kopi gratis kepada warga NU yang menghadiri perayaaan di alun-alun kabupaten tersebut. Ia menandaskan bahwa bahwa ini merupakan inisiatif dari […]

  • PCNU-PATI

    Ipmafa Edukasi Warga untuk Manfaatkan Limbah Dapur Menjadi POC

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Jepara- Segenap Mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bumiharjo Kecamatan Keling Kabupten Jepara membekali warga untuk memanfaatkan limbah dapur menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Selasa, (05/09/23).   Kegiatan yang dinarasumberi oleh Siswanto,M.A salah satu dosen IPMAFA Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) ini menjelaskan, “bahwa sebelum membuat POC […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Keputusan Bahtsul Masail Maudhu’iyah

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Di bumi Nusantara (Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI) terdapat tradisi danbudaya dalam sistem pengimplementasian ajaran agama, sehingga hal itu menjadi ciri khasIslam di Nusantara yang tidak dimililiki dan tidak ada di negeri lain. Perbedaan tersebutsangat tampak dan dapat dilihat secara riil dalam beberapa hal, antara lain:

expand_less