Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
  • visibility 268
  • comment 0 komentar
Salah satu anggota Jama’ah KoloKolo membagi masker kepada Jamaah Sholat Jumat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, Gembong

GEMBONG-Banyaknya Masjid yang menghentikan sementara praktik sholat jumat membuat sebagian warga resah. Pemberhentian sementara ini adalah untuk mencegah persebaran wabah virus corona atau covid 19.

Berdasarkan intruksi PWNU Jawa Tengah, daerah yang masih merupakan zona kuning, tetap diharuskan menyelenggarakan praktik Sholat Jumat. Berangkat dari keputusan ini, beberapa masjid yang telah menyetop pelaksanaan sholat jumat (27/03) kemarin, kembali menyelenggarakannya Jumat (3/4) ini.

Gembong yang masih merupakan zona hijau, tetap melaksanakan sholat jumat. Salah satu masjid yang menjadi acuan adalah Masjid Besar Baitul Muttaqin Gembong yang berada di jantung kecamatan.

Meskipun masih berstatus aman, takmir sepakat untuk melakukan standarisasi keamanan. Berdasarkan hasil rapat terbatas yang diselenggarakan Sabtu (28/3) kemarin dimufakati beberapa kriteria keamanan.

Kerapatan shof sholat menjadi pertimbangan utama. Banyaknya jamaah yang hadir dan tidak dikatahui rekam jejak kesehatannya tentu wajib diantisipasi dengan merenggangkan shof sholat. Selain itu, pihak masjid juga menyediakan bilik antiseptik dan kran sanitizer untuk mencuci tangan.

Namun para pemuda setempat yang tergabung dalam Jama’ah KoloKolo merasa sistem keamanan yang diterapkan oleh pengurus takmir masih belum memadai. Sehingga, Jama’ah KoloKolo dengan berbekal jaringan, menggalang masker untuk dibagikan kepada para jama’ah sholat jumat di Masjid Jami Baitul Muttaqin secara cuma-cuma.

“Kami berterimasih kasih kepada para pemuda Jama’ah KoloKolo yang giat membantu kelancaran dan kenyamanan Sholat Jumat di masjid ini.” Tutur KH. Imam Shofwan, ketua takmir.

Sebanyak tiga ratusan masker habis dibagikan kepada seluruh jama’ah yang hadir. Koordinator lapangan, Syaifudin Zuhri menegaskan bahwa pihak Jama’ah KoloKolo tidak sendirian dalam melaksanakan misi mulia ini.

“Kami bekerjasama dengan Takmir, Banser dan Kader Penggerak NU. Sebagian masker juga kami dapat dari Lembaga Perekonomian NU Pati, Lazisnu Gembong dan sisanya dari Kader Penggerak NU.” Tandasnya.

Para jama’ah Sholat Jumat juga merasa terbantu dengan pembagian masker ini. Mereka menganggap  bahwa masker yang dibagikan sangat bermanfaat bukan hanya saat sholat jumat saja namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini kan baru musim virus. Maskernya bagus, bisa dicuci lagi dan bermanfaat sekali. Terimakasih, pengurus Takmir, Jamaah KoloKolo dan teman-teman Banser.” Ungkap Susanto, salah satu jamaah Jumat.

Jama’ah KoloKolo sendiri merupakan organisasi informal yang didirikan oleh para pemuda di lingkungan Masjid Jami’ Baitul Muttaqin. Organisasi ini bergerak di bidang sosial dan keagamaan serta aktif melaksanakan ziarah makam wali setiap lima minggu sekali.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Wasa Crispbread

    Sekali Tersakiti; Setelah itu, Berhenti

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Kemarin malam saat sedang menikmati secangkir teh, sebagai pengantar istirahat malam saya mendapatkan pesan di Whatsapp dari orang yang saya sayangi. Singkat padat dan terkendali. “Mas kejadian tadi buat tulisan buat hari Rabu ya,” Saya langsung mengiyakan saja permintaanya; sedangkan tulisan dengan judul Dari Rumah Ke Rumah akan saya publish pada […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Hari Ibu, Hari Pengabdian

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Mary, Maria atau Maryam, wanita suci nan tangguh. Bahkan oleh umat nasrani namanya diabadikan untuk peringatan hari raya, Mary Christmas, yang secara bahasa kurang lebih, Maria dan Christ yang diutus. Christ dalam beberapa ‘rawi’ disandarkan kepada Jesus atau Isa. Hmm, tapi, paragraf pertama ini sekadar pengantar saja. Alih-alih nyemplung dalam perdebatan […]

  • PCNU PATI - Banser Satkoryon Dukuhseti Bantu Percepatan Pembangunan Jalan di Grogolan.

    Banser Satkoryon Dukuhseti Bantu Percepatan Pembangunan Jalan di Grogolan

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PATI – Bantu percepatan pembangunan jalan poros Dukuh Kalitelo – Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Dukuhseti kerahkan belasan anggota untuk bantu TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Diketahui program TMMD Sengkuyung Tahap I Ta 2022 Kodim 0718/Pati digulirkan di dua desa, yakni Desa Sumberejo Kecamatan Jaken dan di […]

  • NU Peduli, Adakan Pengobatan Gratis

    NU Peduli, Adakan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

      Pati. Nahdlatul Ulama (NU) Peduli bersama Rumah Sakit Islam (RSI) Pati mengadakan pengobatan gratis di Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Rabu (10/3/2021).   Di Dukuh Winokerto memang banyak lansia yang membutuhkan pengobatan. Sehingga, mereka merasa sangat terbantu dengan adanya pengobatan tersebut.   Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Pati Kiai Yusuf Hasyim mengatakan, pengobatan […]

  • Islam dan Modernitas

    Islam dan Modernitas

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

     Oleh : Miftahus Salam* Modernitas (kemodernenan) adalah salah satu masalah paling krusial yang dihadapi oleh umat Islam abad ini. Pasalnya sampai saat ini umat Islam selalu diidentikkan dengan kelompok yang berseberangan dengan modernitas. Bahkan ada yang membuat kesan bahwa Islam tidak cocok dengan modernitas. Isu-isu terkait modernitas menjadi tantangan tersendiri bagi umat Islam, terutama dalam […]

  • NU Jangan Jadi Macan Ompong

    NU Jangan Jadi Macan Ompong

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani* KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain. Sudah saatnya NU […]

expand_less