Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bagi-Bagi Masker oleh Pelajar NU Gembong Tuai Pujian

Bagi-Bagi Masker oleh Pelajar NU Gembong Tuai Pujian

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
Salah satu pengurus IPNU membagikan dan  memakaikan masker kepada pengendara yang lewat di Pasar Gembong

GEMBONG-Para pelajar NU Kecamatan Gembong yang tergabung dalam organisasi IPNU dan IPPNU kembali membuat gebrakan. Kali ini, Rabu (22/4) dengan menggandeng Polsek dan Koramil Gembong, para pelajar tersebut membagi 1000 masker untuk menanggulangi covid 19.

Program ini diinisiasi oleh PAC IPNU/IPPNU Gembong setelah sebelumnya KPNU Gembong melakukan hal yang sama.

“Kami melanjutkan program KPNU, yang membagi 400 masker, dan ternyata masih kurang banyak.” Ungkap Ahmad Syaifuddin, ketua IPNU Gembong sekaligus koordinator pelaksana.

Sebelumnya, pada Rabu (15/4) kemarin membagikan 400 potong masker di Pasar Gembong. Namun, jumlah tersebut tidak mencukupi. Bahkan salah seorang anggota KPNU menyatakan bahwa masker yang dibagikan waktu itu hanya memenuhi sepuluh persen kebutuhan penghuni pasar.

Dengan dalih tersebut, IPNU/IPPNU Gembong mengulang kembali bhakti sosial ini dengan jumlah 1000 masker. Semuanya dibagikan secara gratis di tiga titik sekitar Pasar Gembong.

“Kita bagikan di sisi timur dan sisi selatan pasar serta sekitar Gedung MWC NU Gembong yang merupakan komplek pertokoan.” Tutur Nuhayatun Na’ma, ketua IPPNU Gembong.

Koordinator pelaksana menuturkan bahwa pasar merupakan tempat yang strategis namun juga rentan penularan virus corona. Hal ini disbabkan siapa saja yang datang ke pasar tidak bisa disaring berdasarkan riwayat perjalanan dan kesehatan.

“Pasar ini tempat berkumpul, jadi saya kira tempat inilah yang harus dijadikan pusat mencehahan covid 19, termasuk pembagian masker ini.” Lanjut Syaifuddin.

Aqnez Sidqi dan Wahyu Shofyan, warga Dukuh Sentul, Gembong yang berada di lapangan saat pembagian masker merasa sangat bangga dengan gerakan pelajar ini. Menurutnya, bukan pembagian maskernya yang mebuat mereka salut, namun rasa kepedulian mereka terhadap sesama.

“Kita sangat salut dan terharu. Bukan hanya pembagian maskernya, tapi lebih dalam dari itu, mereka memiliki kepedulian. Itu yang membuat kami terharu.” Ungkap dua pemuda Sentul tersebut.

Hal ini sejalan dengan gagasan Syaifuddin dan kawan-kawannya. Ia berharap gerakan bagi-bagi masker tidak berhenti sampai disini.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menular kepada elemen masyarakat lain untuk berbuat kebaikan terlebih dalam situasi pandemi dan menyambut Ramadhan ini.” Paparnya.

Pengurus IPNU/IPPNU Gembong bertrkad berantas covid 19 bersama jajaram Polsek dan Koramil Gembong

Acungan Jempol

Pujian bukan hanya datang dari masyarakat luas. Namun, MWC NU Gembong sebagai pemangku NU tertinggi di Kecamatan Gembong juga memberikan apresiasi.

“Saya berikan dua jempol kepada anak-anak saya di IPNU/IPPNU Gembong. Mudah-mudahan gerakan ini bisa menginspirasi pihak-pihak lain.” Hapar K. Sholikhin, ketua MWCNU Gembong.

Pihak MWC juga menjadikan IPNU/IPPNU sebagai teladan bagi Banom dan lembaga NU lain untuk ikut andil dalam penanggulangan virus corona. Menurutnya, semua elemen NU harus bergerak membantu mengatasi wabah tersebut.

“Yang menjadi perhatiam adalah usia mereka (IPNU dan IPPNU) yang masih sangat muda. Tentu perlu didukung.” Lanjut K. Sholikhin.

Menanggapi pujian demi pujian ini, pihak IPNU/IPPNU hanya menyampaikan ucapan terimakasih. Di sisi lain, para pelajar ini juga berharap agar masalah covid 19 segera teratasi.

“Segera berakhirlah. Itu harapan kami.” Tutup Syaifuddin.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Seribu lebih santri di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, menggelar Salat Istisqa, pada Senin (4/9/2023). Hal ini mereka lakukan lantaran sejumlah wilayah di Kabupaten Pati telah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.  Sejumlah 1.100 orang yang mengikuti salat istisqa tersebut merupakan santri dari Yayasan Miftahul Ulum, Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen. Salah satu santri yayasan tersebut, […]

  • Pelatihan Safety Driving Sopir MLU dan Ambulans NU Pati

    Pelatihan Safety Driving Sopir MLU dan Ambulans NU Pati

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pati mengadakan pelatihan Safety Driving atau teknik berkendara yang berstandar pada aspek keselamatan, kepada para sopir ambulans dan Mobil Layanan Umat (MLU). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Pada […]

  • Photo by Nouman Younas

    KH. Sirodj: Sosok Cerdas Pencetus Pondok Pesantren Wetan Banon

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Oleh. Natasya Avnal Maulida Siapakah KH Sirodj Sosok Kiai Haji Sirodj merupakan salah satu kiai besar di desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati, beliau adalah pendiri sekaligus pengasuh di pondok pesantren Wetan Banon yang kini lebih dikenal sebagai pondok pesantren Salafiyah Kajen. Beliau terlahir pada tahun 1865 di desa Kajen. Ayahnya bernama Ishaq bin Sawijah […]

  • Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi<br>

    Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PATI -Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, terkenal dengan sebutan Desa Wisata Pancasila. Di sana terdapat beberapa agama. Namun dengan kerukunan dan toleransi yang ada, masyarakat bisa hidup berdampingan.  Di sana, ada tiga agama dan satu penghayat kepercayaan yang dipeluk. Yakni, Agama Islam, Kristen, Budha dan Sapto Darmo.  Potret kerukunan di Desa Jrahi terlihat saat […]

  • Adzan Dengan Pengeras Suara

    Adzan Dengan Pengeras Suara

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang banyak kita jumpai di masjid-masjid yang adzannya menggunakan pengeras suara .padahal ada hadis yang seperti tertera di bawah ini : أن النبى صلى الله عليه وسلم : اهتمّ للصلاة كيف يجمع لها الناس فذكر له البوق فلم يعجبه ذلك أى ام يحتسنه ولم يرضه بل يكرهه وينكره . Nabi SAW.  Pernah memikirkan […]

  • PCNU PATI - Semua PAC IPNU/IPPNU bakal Dibekali Skill Persidangan

    Semua PAC IPNU/IPPNU bakal Dibekali Skill Persidangan

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Pati menyelenggarakan program pelatihan persidangan untuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pati. Wakil Ketua I PC IPNU Pati, Ahmad Khoirul Anam menjelaskan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) ini bermula dari banyaknya kader-kader dari PAC yang belum mengetahui tentang teknis persidangan, terkhusus pada saat Konferensi Anak Cabang (Konferancab) […]

expand_less