Pemkab dan PCNU Pati Gelar Puncak Hari Santri 2026, Dorong Santri Melek Teknologi dan Mandiri
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 20.918
- comment 0 komentar

Pemkab dan PCNU Pati Gelar Puncak Hari Santri 2026, Dorong Santri Melek Teknologi dan Mandiri
PATI — Puncak peringatan Hari Santri 2026 yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Pati pada Sabtu (31/10/2026) malam berlangsung meriah. Acara ini menjadi momentum refleksi atas kontribusi besar kaum santri dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, KH Yusuf Hasyim, dalam sambutannya menegaskan bahwa perayaan Hari Santri bukan hanya kegiatan seremonial belaka. Lebih dari itu, acara ini merupakan upaya membangkitkan kembali kesadaran sejarah tentang bagaimana bangsa Indonesia juga dimerdekakan berkat peran nyata para santri.
”Santri tidak lagi melihat apakah disanjung, apakah dimuliakan atau tidak. Tapi para kiai kita terdahulu dengan peran santrinya berjuang untuk NKRI tanpa pamrih,” ujar KH Yusuf Hasyim.
Ia juga mengungkapkan bahwa dengan banyaknya jumlah pesantren di Pati, para santri diharapkan mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat.
Menurut dia, santri masa kini tidak hanya andal dalam mengaji kitab kuning, tetapi juga telah melek teknologi dan siap sedia terjun untuk masyarakat luas.
Pada kesempatan yang sama, KH Yusuf Hasyim menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan santri di Kabupaten Pati yang tetap bersemangat menggerakkan berbagai kegiatan positif di tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC), lembaga, hingga pesantren.
Ia juga menyelipkan doa khusus di tengah sambutannya agar wilayah Pati yang sedang mengalami kekeringan segera mendapatkan berkah hujan dari Allah SWT. Pihaknya turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pati yang selama ini selalu memberikan dukungan penuh kepada NU dan dunia pesantren demi mewujudkan tatanan masyarakat yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.
Apresiasi senada turut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Dalam sambutannya yang sarat pesan moral, ia mengajak seluruh yang hadir untuk senantiasa menjaga kebersihan hati dan mensyukuri setiap keadaan.
”Cara nduweni ati sing apik ini masih saya tahap belajar. Hidup ini tidak mudah, tapi kita harus terus mengucap alhamdulillah supaya rezeki kita mudah dan berkah,” ungkap Risma Ardhi Chandra.
Rangkaian puncak acara Hari Santri 2026 ini semakin semarak dengan digelarnya penganugerahan Pesantren Award 2026. Ajang penghargaan ini diberikan kepada pondok pesantren yang dinilai berdasarkan tiga kategori utama yang menjadi satu kesatuan, yaitu pesantren ramah anak dan perempuan, lingkungan yang bersih dan sehat, serta kemandirian ekonomi pesantren.
Tahun ini, delapan pondok pesantren masuk dalam nominasi penerima penghargaan.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, peringkat pertama Pesantren Award 2026 diraih oleh Pondok Pesantren Mansajul Ulum Cebolek Kidul Margoyoso.
Menyusul di tempat berikutnya secara berurutan adalah Pondok Pesantren Maslakul Qur’an Sirahan Cluwak di peringkat kedua, Pondok Pesantren Mambaul Ulum Pakis Tayu di peringkat ketiga, Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Winong di peringkat keempat, serta Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an Tayu Wetan di peringkat kelima. Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan kepada Pondok Pesantren Nurul Jadid, Al Jamal, dan Al Islah. (ltn)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar