Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Iqdam Silaturahmi ke Pesantren Maslakul Huda Kajen

Gus Iqdam Silaturahmi ke Pesantren Maslakul Huda Kajen

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 6 Mei 2024
  • visibility 553
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Pendakwah milenial Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, bersilaturahmi ke Yayasan Pesantren Maslakul Huda, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (4/5/2024) sore.

 

Kedatangan Gus Iqdam bersama sang Istri, Ning Nila, disambut langsung oleh pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen, KH. Abdul Ghaffar Rozin beserta istrinya Ning Tutik Nurul Jannah.

 

Di sana, Gus Iqdam juga berkesempatan untuk memberikan tausiyah kepada para santri Maslakul Huda.

 

Dikutip dari tayangan kanal YouTube Maslakul Huda, Pengasuh Majelis Ta’lim Sabilut Taubah, Pesantren Mambaul Hikam II itu memaparkan tentang filosofi dari kata Santri.

 

Para santri di pondok pesantren asuhan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Kiai Ghaffar Rozin itu tampak antusias mendengarkan ceramah dari Gus Iqdam.

 

“Ada ulama Nahdliyin, ulama NU itu yang mereteli (menjabarkan) makna santri. Pertama, huruf Sin (س). Sin di sini dimaknai Saalikun Ila al-Akhirah. Seorang santri itu adalah yang kehidupannya digunakan untuk menuju kehidupan akhirat,” kata Gus Iqdam.

 

Sementara yang kedua, lanjut dia, yaitu huruf Nun (ن) singkatan dari Naaibun ‘ani al-Masyayikh. Santri adalah sebagai pengganti para guru.

 

“Jangan sampai ketika di pondok sudah istikamah, tapi ketika pulang malah ikut-ikutan ke arah yang tidak jelas. Juga jangan bikin aliran-aliran tidak jelas. Kalian harus menjadi Kiai Rozin Kiai Rozin dan Mbah Sahal Mbah Sahal di daerah masing-masing,” ungkap Gus Iqdam.

 

Kemudian, ia menjelaskan tentang makna huruf  Ta’ (ت), yaitu singkatan dari ta’ibun ‘ani dzunub. Taubat dari kesalahan-kesalahan.

 

“Sregep (rajin) minta ampunan, taubat. Makannya tradisinya NU setelah salat, setelah ibadah itu istigfar untuk melunturkan dosa,” terang dia.

 

Selanjutnya adalah makna huruf Ro’ (ر), singkatan dari Rooghibun fi al-Khoirot. Santri harus senang terhadap kebaikan.

 

“Kalau benar-benar santri itu Rooghibun fi al-Khoirot. Harusnya suka dengan kebaikan,” jelas Gus Iqdam.

 

Terakhir adalah makna huruf Ya’ (ي), yaitu  singkatan dari Yarju as-Salamata fi addunya wal akhirah. Santri harus selalu mengharapkan keselamatan di dunia dan akhirat.

 

“Mengharapkan selamat dunia akhirat. Itu harus balance, imbang,” tandas dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Menjaga Kesehatan selama Ramadan

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kesehatan dalam perbincangan Ramadan tentu bukan soal kesehatan fisik, jasmani, atau badan. Namun, menjaga kesehatan selama Ramadan ya rohani, mental, atau kesehatan jiwa juga. Sebab, ibadah selama bulan suci Ramadan lebih dominan ibadah misterius dan mistis, karena hanya hamba dan Allah Swt yang tahu, ketika berpuasa atau tidak ya jelas dua entitas […]

  • Harsosnas ala PC Muslimat NU Pati

    HARSOSNAS ala PC Muslimat NU Pati

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Harsosnas ala PC Muslimat NU Pati Pcnupati.or.id. Pimpinan Cabang Muslimat NU mengadakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam Rangka Hari Sosial Nasionla Muslimat NU (Harsosnas) Ahad, 6 Oktober 2024 bertempat halaman Gedung Muslimat NU (depan Joyo Kusumo) “Dalam acara ini tidak hanya hanya Korda sekaresdanan Pati sekaligus peringatan maulid Nabi dan Harsosnas, biar efektif […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Assalamu alaikum Saya Yazid di sukolilo, Mau tanya ustad, tentang masalah kuwalat, semisal saat kita ziaroh ke maqom para wali kita dianjurkan untuk menjaga sikap, kalau tidak maka dikawatirkan kuwalat, sebenarnya apa memang ada istilah kuwalat dalam pandangan agama. Sekian terima kasih. Waalaikum salam Terima kasih atas pertanyaanya Wali adalah sosok mukmin yang ahli taqwa […]

  • Ketua FKPT Jateng Sebut Harmoni Lahir dari Perjumpaan dan Penghargaan

    Ketua FKPT Jateng Sebut Harmoni Lahir dari Perjumpaan dan Penghargaan

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menggelar kegiatan bertajuk “Pitutur Cinta: Implementasi Ajaran Agama dalam Bingkai NKRI dengan Semangat Cinta Kasih”, yang melibatkan tokoh lintas agama, akademisi, serta generasi muda dari berbagai latar belakang pada Jumat 18 Juli 2025. Acara yang digelar melalui […]

  • Guru Madrasah Kembangkan Penelitian Tindakan Kelas

    Guru Madrasah Kembangkan Penelitian Tindakan Kelas

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Gedung NU lantai III Pengurus Cabang LP Ma’arif Pati mengadakan diskusi terkait pengembangan Guru Madrasah yang harus mengembangkan Penelitian Tindakan Kelas, sebanyak 60 guru madrasah dari berbagai jenjang mulai MI, MTs. dan MA di wilayah kabupaten Pati yang tergabung dalam LP Ma’arif, acara berlangsung selama sehari penuh antusias mengikuti kegiatan pengembangan diri […]

  • Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    TAYU-Tidak banyak yang tahu bahwa KH. Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU merupakan pria asal Pati, kota kecil yang berada di pantai utara Jawa Tengah. Ayahnya benama KH. Syansuri merupakan salah satu ulama besar yang tinggal di Tayu, salah satu kota kecamatan di ujung utara Kabupaten Pati. KH. Ahmad Asnawi memberikan tausyiyah dalam acara Haul […]

expand_less