Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Teladani Ulama

Teladani Ulama

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • visibility 4.858
  • comment 0 komentar

 

Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.*

“Ulama adalah sumber nilai, ilmu, dan etika yang harus diteladani dalam mengarungi kehidupan ini”, demikian tegas Jamal Ma’mur Asmani, dalam seminar “Cara Menulis Produktif” yang diadakan oleh santri-santri Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah Kajen Pati pada hari jum’at, 31 Oktober 2025 di Aula Lantai 2. Acara ini diadakan dalam rangka memeringati Hari Santri Nasional.
Jamal menambahkan, bahwa meneladani ulama ada dalam banyak aspek. Antara lain:
Pertama, kesungguhan dalam belajar. Ulama zaman dulu, seperti KH. Abdullah Zen Salam, KH. Muhammadun Abdul Hadi, KH. MA. Sahal Mahfudh, KH. Ahmad Fayumi Munji, KH. Ma’mun Muzayyin, dan KH. Ahmad Nafi’ Abdillah adalah ulama yang menerapkan prinsip totalitas dalam belajar sepanjang hayat masih di kandung badan.
Kedua, kesungguhan dalam menulis. KH. Mahfudh Salam, KH. MA. Sahal Mahfudh, KH. Ma’mun Muzayyin, KH. Rifai Nashuha, KH. Zainuddin Dimyathi, KH. Abdullah Umar Fayumi, dan KH. Ali Fattah Ya’qub adalah teladan dalam menulis. Mereka mengabadikan pemikiran dalam bentuk sesuai ungkatan “Apa yang hanya dihafal akan hilang dan apa yang ditulis abadi sepanjang masa”.
Ketiga, kesungguhan dalam khidmatul ummah (melayani umat). Ulama-ulama di atas adalah sosok ulama yang waktunya dihabiskan untuk melayani umat dengan mengajar, membimbing, dan bahkan memberdayakan ekonomi umat dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.
Dalam sesi tanya jawab, banyak pertanyaan yang diajukan sekitar bagaimana cara menjadi penulis yang hebat. Jamal menjawab bahwa “syarat menjadi penulis hebat adalah keranjingan membaca dan menulis setiap hari sepanjang waktu secara istiqomah”. Dus, jika ingin menjadi penulis hebat, maka membaca adalah kuncinya. Jika sudah kuat bacaannya, maka luas pemikiran dan cakrawala keilmuannya, kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan.
Semoga dengan acara ini, para santri tergugah meneladani para kiai dalam bentuk totalitas menuntut ilmu, menulis dan mengabdi di tengah masyarakat.

*Wakil Ketua PCNU Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pemerintah  Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati, telah meresmikan Museum Batik, pada Minggu 9 Oktober 2022, malam.  Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo mengatakan, pembuatan museum batik ini sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya batik tulis Bakaran sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2021 lalu. Maka salah satu cara Pemdes setempat untuk terus […]

  • 46 Santri Baru MI Hidayatul Islam Terima Edukasi dari Damkar

    46 Santri Baru MI Hidayatul Islam Terima Edukasi dari Damkar

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Puluhan peserta didik baru MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong, Pati melakukan kunjungan di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Pati. Kegiatan ini dilakukan pada Kamis (17/7) pagi. Momen tersebut merupakan rangkaian Matsama (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) tahun pelajaran 2025/2026. Menurut Sumarni, kepala MHI, sedikitnya ada empat puluh enam siswa baru yang turut andil dalam […]

  • Zakat Mal Vs Zakat Mall

    Zakat Mal Vs Zakat Mall

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Saat perjalanan ke DIY dari Sukoharjo, Sabtu malam (22/3/2025), suasana Kota Sukoharjo ramai. Macet parah lah. Utamanya, di mall, toko di komplek alun-alun Sukoharjo. “Kok ramai tenan” celetuk Gus Taqim yang semobil dengan saya. Saya pun menjawab ringan “Ini sudah saatnya zakat mall. Dadine ya kebak wong antre di mall.” Ya, menjelang […]

  • PCNU-PATI

    Moderasi Beragama

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, kata moderation sering digunakan dalam pengertian average (rata-rata), core (inti), standard (baku), atau non-aligned (tidak berpihak). Secara umum, moderat berarti mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan, moral, dan watak, baik ketika memperlakukan orang lain sebagai individu, maupun ketika berhadapan dengan institusi negara. Sedangkan dalam bahasa Arab, moderasi dikenal dengan kata wasath atau wasathiyah, yang memiliki padananmakna dengan kata tawassuth (tengah-tengah), i’tidal (adil), dan tawazun (berimbang). Orang yang menerapkan prinsip wasathiyah bisa disebut wasith.

  • Lazisnu Targetkan Semua Kecamatan Bisa Donasi Sembako Gratis

    Lazisnu Targetkan Semua Kecamatan Bisa Donasi Sembako Gratis

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Mobil layanan umat Lazisnu Pati bersiap mengantarkan paket sembako Minggu (12/4) pukul 05.00 WIB. pagi.  PATI-Lazisnu Kabupaten Pati disibukkan dengan agenda bagi-bagi sembako untuk warga terdampak covid 19. Bantuan tersebut disalutkan melalui Lazisnu tingkat MWC di masing-masing kecamatan. “Yang dimaksud terdampak itu bukan hanya ODP dan PDP, tapi juga warga yang terdampak secara ekonomi.” Papar […]

  • Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

    Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Ratusan santri Salafiyah Kajen sedang berdoa dihadapan makam ketua umum Pagar Nusa Pati, K. Sumani. MARGOYOSO – Duka Pengurus Cabang Pagar Nusa Pati masih tersisa. Kepergian K. Sumani Al Muh Taufiqurrahman, (ketua umum) beberapa waktu lalu masih menyisakan luka bagi para kader Pagar Nusa.  Jumat (29/10) lalu, Pagar Nusa Rayon Salafiyah Kajen berziarah ke makam […]

expand_less