Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen Inisnu Sebut Menulis Artikel di Scopus Lebih Mudah dari Sinta

Dosen Inisnu Sebut Menulis Artikel di Scopus Lebih Mudah dari Sinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
  • visibility 193
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id-Temanggung – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa menulis artikel di jurnal internasional terindeks Scopus lebih mudah daripada menulis artikel di jurnal nasional terindeks Sinta.

Hal itu diungkapkan dalam Seminar Publikasi Internasional secara daring dengan tema “Menjadi Akademisi Global melalui Publikasi Internasional” Selasa, 2 April 2024.

“Sesuai pengalaman saya, saya punya artikel hasil riset tentang kurikulum Aswaja. Saya submit di jurnal internasional terindeks Sinta 4, hampir setahun tidak ada kabar. Kemudian saya tarik via email editor. Lalu saya submit di jurnal nasional terindeks Sinta 4, tidak ada editor decision lama, eh malah didecline. Padahal naskah sudah sesuai focus and scope, sudah saya tulis sesuai author guidelines dan template, sudah saya translate ke bahasa Inggris juga. Tapi ditolak. Akhirnya saya submit di jurnal internasional terindeks Scopus, revisi sekali setelah editor decision, alhamdulillah Accepted pada 8 Maret 2024 kemarin,” kata Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga Reviewer pada 19 Jurnal Internasional terindeks Scopus tersebut.

Bisa jadi, kata Ibda, pengalaman saya ini berbeda dengan pengalaman Anda. “Sekarang itu, saya amati banyak jurnal nasional terindeks Sinta memang mengejar internasionalisasi. Buktinya, mereka baru terindeks Sinta 4/5 saja sudah mengharuskan naskah yang disubmit berbahasa Inggris atau Arab. Selain itu, mereka juga menyarankan naskah diterjemahkan atau dibantu menyelaraskan bahasanya oleh proofreader yang native speaker. Bahkan, setelah accepted meminta menambahkan penulis dari luar negeri. Inilah tingkat keribetan jurnal nasional terindeks Sinta di Indonesia saat ini. Maka saya sarankan, jika naskahnya bagus mending disubmit di jurnal terindeks Scopus,” beber Pengurus PD PGMI Korwil Jateng-DIY tersebut.

Hadir narasumber kedua, PhD., Candidate in Applied Linguistics, Massey University New Zealand, Nailul Author Restu Pamungkas, yang berbagi pengalamannya dalam academic writing dan penerjemahan naskah ke dalam bahasa asing.

Acara yang dimoderatori Muhammad Fadloli Al Hakim, S.Pd., M.Or pengelola Jurnal INISNU Temanggung tersebut diikuti ratusan peserta dari unsur mahasiswa, dosen, guru, praktisi dan akademisi dari dalam dan luar negeri. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Valentin Lacoste

    Merajut Kerukunan Masyarakat Melalui Solidaritas

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Kemajemukan bangsa di Indonesia merupakan sebuah keniscayaan yang berbeda-beda antara agama, ras, suku, etnik, etnis, budaya, dan adat-istiadat. Itu semuanya merupakan gambaran masyarakat Indonesia. Dan tentunya perlu diantisipasi dan diwadahi biar tidak terjadi konflik antar perbedaan agama, ras, dan suku. Karena agama merupakan keyakinan dari masing-masing pemeluknya, sehingga agama sebagai sistem […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 4 “Suami?” “Iya, dengar, Shanaya. Aku ….” “Stop! Jangan berani mendekat!” Kepala Shanaya tetiba terasa berdenyar. Tangannya terkulai lemas bagai pelepah daun pisang yang layu. Kakinya terasa meleot seperti karet gelang dan jantungnya menggelosor sampai ke ujung kaki. Wajahnya yang sepucat kapas masih beradu dengan wajah kusut dan kaku di […]

  • PCNU-PATI Photo by NASA Hubble Space Telescope

    Pahala

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Bulan puasa sudah memasuki pekan kedua. Tentu kita sudah merasakan tentang dahaga dan lapar; menahan emosi dan lain seterusnya. Bulan penuh berkah katanya para pemuka agama; bulan penuh pahala yang mengalahkan seribu bulan. Dan pada bulan ini semua orang telah menobatkan apabila dirinya adalah yang mendapatkan banyak pahala. Bahkan banyak […]

  • MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – MI hidayatul Islam (MHI) yang berlokasi di Dukuh Sentul, Desa Gembong, Kecamatan Gembong kembali mencetak prestasi gemilang. Melalui ajang Loksis (Lomba Kompetensi Siswa) tingkat Kecamatan Gembong, MHI berhasil menjadi juara umum. Sedikitnya 14 medali berhasil disabet oleh para peserta didik MHI. Di antaranya, 7 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu. […]

  • Gelar Halal Bihalal, RMI PWNU Jateng Bahas Agenda untuk Perkuat Pesantren dan Madin

    Gelar Halal Bihalal, RMI PWNU Jateng Bahas Agenda untuk Perkuat Pesantren dan Madin

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MAGELANG – Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Tengah mengadakan halal bihalal dengan seluruh jajaran pengurus RMI kab/kota se-Jawa Tengah di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Asri Giri, Magelang, Sabtu (20/5/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PWNU Jateng KH Muzammil, Rois Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh, Pengasuh Pondok […]

  • Ulama Suu' dan Suu' Saja. Photo by Anna Jahn on Unsplash.

    Ulama Suu’ dan Suu’ Saja

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di dunia ini, banyak sekali kisah ulama suu’ (ulama jahat). Sebut saja Barseso, ulama ribuan santri yang kepincut wedok-an akibat percaya ahli dzikir yang sebenarnya adalah syaithon. Atau Bal’am, seorang alim nan selalu kabul doanya, namun ia rela mengusik perjuangan Nabi Musa dan Harun AS akibat takut digantung Raja Balqa, musuh […]

expand_less