Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Alasan Kemanusiaan di Balik Peringatan Hari Santri di Gembong

Alasan Kemanusiaan di Balik Peringatan Hari Santri di Gembong

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 20.484
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – MWCNU Gembong menggelar dua agenda dalam memperingati Hari Santri 2026. Kegiatan pertama, istighotsah dan pengajian umum dihelat pada Rabu (21/10) malam.

Sementara itu, kegiatan puncaknya, Apel Hari Santri 2026 digelar pada Kamis (22/10) pagi. Dua acara tersebut dilaksanakan di Halaman Balai Desa Gembong.

KH. Suwarno Anwar, Ketua Panitia Hari Santri MWC NU Gembong menegaskan bahwa dua agenda tersebut adalah permintaan dari para sesepuh dan juga kalangan muda NU.

“Ya kita akomodir ide beliau-beliau,” tutur dia.

Selain acara kolektif tersebut, MWC NU Gembong juga mengajak warga NU untuk melakukan istighotsah bersama. Edaran ini diberikan ke Pengurus-Pengurus Ranting untuk sebarkan kepada pimpinan takmir masjid-mushalla, tokoh agama dan warga NU.

“Ya, kita ajak mereka beristighotsah dimasjid atau mushalla masing-masing kompak setelah maghrib. Lalu jamaah isya’ lanjut istighotsah bersama di Lapangan Balai Desa (Gembong),” terang Kiai Warno.

Lebih Khidmat

KH. Sholikhin, Ketua MWCNU Gembong, mengaku bahwa, hampir setiap peringatan hari santri pihaknya selalu menggelar dua kegiatan. Apel Hari Santri menjadi acara yang wajib bagi MWCNU Gembong setiap tahunnya.

“Setiap tahun kami mengadakan acara wajib yaitu apel dan acara sunnah yang ragamnya tergantung keputusan rapat. Biasanya jalan sehat, sholawatan, istighotsah,” tutur dia.

Hal ini disambut oleh Edy Wahyudi, Seksi Acara yang menjelaskan tema Hari Santri MWC NU Gembong tahun ini. Menurutnya, peringatan HSN 2026 berbeda dengan 2025.

“Tahun kemarin kami adakan jalan santai, acaranya meriah, tapi tahun ini kami adakan istighotsah dan pengajian. Temanya lebih sakral,” terang dia.

Menurutnya, hal ini merupakan keputusan bersama antara MWCNU, Ranting NU dan Banom. Selain itu, Edy menjelaskan bahwa, tidak adanya acara yang bersifat perayaan juga sebagai bentuk empati kepada korban bencana Karhutla di Kalimantan, Sumatera dan Papua.

“Jadi kami rasa kurang etis kalau kita terlalu bersorak sorai, sementara saudara-saudara kita dalam kekusahan. Jadi malam ini kita beristighotsah dan ada mauidhoh yang dipimpin Gus Faiz Aminuddin dan besok kuta apel secara khidmat,” tandas dia Rabu (21/10) malam.

Pagi harinya, Kamis (22/10) Apel Hari Santri dilaksanakan dan diikuti oleh berbagai elemen. Mulai dari Banom, Pengurus MWC hingga ranting dan para santri serta peserta didik se-Kecamatan Gembong tumpah ruah memadati Halaman Balai Desa Gembong.

Dalam agenda tersebut, Camat Gembong, Tikno juga ambil bagian sebagai Pembina Apel, sementara itu, KH. Sholikhin Ketua MWCNU Gembong membacakan teks Resolusi Jihad 22 Oktober 1945.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mushofahah (Jabat Tangan), Bisakah Melebur Dosa?

    Mushofahah (Jabat Tangan), Bisakah Melebur Dosa?

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Pixabay Sudah menjadi kebiasaan kita kaum muslimin, setelah melakukan sholat `ied al-fithrikita melakukan mushôfahah (bersalaman).  Pertanyaan : Apakah mushôfahah tersebut sudah bisa melebur dosa-dosa kita (haq al-adamiy) tanpa harus menyebut dosa-dosanya ?   Jawaban :Mushôfahahtersebut belum bisa melebur dosa-dosa yang ada hubungannya dengan haq al-adamiy (hak-hak sesama manusia).   Referensi : & Kasyifah […]

  • Photo by Ankit Rathore

    Membaca Sekitar

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Oleh : Iva Millatul A. Datang ke Rantau lagi setelah libur idulfitri. Sepanjang jalan aku lihat ada lalu lalang kendaraan, rumah-rumah yang ramai dengan tamu dan keluarga, masjid ramai dengan acara halal bihalal dan reuni, rumah-rumah memasang tenda untuk merayakan pernikahan, warung-warung yang tutup mulai buka, spanduk ucapan idulfitri dari bupati dan kapolda, dan arus […]

  • PCNU-PATI

    Ramadhan Menggembirakan, LAZSINU Tayu Bagikan 750 Sembako

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Tayu- Program NU Natura for Humanity, UPZIS NU Care LAZISNU Kecamatan Tayu sukses menyalurkan 750 paket donasi sembako kepada dhuafa se-Kecamatan Tayu dalam rangkaian kegiatan “Ramadhan Menggembirakan”Ahad, 16 April 2023 kemarin. LAZISNU bersama Banom NU Kecamatan Tayu mengadakan kegiatan Ramadhan Menggembirakan, kegiatan ini merupakan program NU Natura for Humanity yang dirumuskan oleh NU Care […]

  • Pentingnya Branding bagi Madrasah

    Pentingnya Branding bagi Madrasah

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

      Brebes, 22 November 2023 – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Brebes mengadakan Pelatihan Branding, Publikasi, dan Pengelolaan Website di Kantor PCNU Kabupaten Brebes untuk seluruh lembaga pendidikan dibawah naungan LP Ma’arif NU Brebes bersama Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari masing-masing lembaga […]

  • NU Temanggung Tegaskan Komitmen NKRI Harga Mati dalam Apel 10.000 Kader

    NU Temanggung Tegaskan Komitmen NKRI Harga Mati dalam Apel 10.000 Kader

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.388
    • 0Komentar

    Temanggung – Ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Temanggung memadati Alun-alun Kabupaten dalam Apel dan Parade 10.000 Kader memperingati Harlah NU ke-100 Masehi. Momentum bersejarah ini menjadi ajang penegasan komitmen NU sebagai pilar utama Islam rahmatan lil alamin sekaligus penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bupati Temanggung Agus Setiawan dalam sambutannya pada hari Sabtu Pagi […]

  • PCNU-PATI Photo by sarangib

    Padi Tumbuh dalam Kesunyian

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dua tahun lalu hampir setiap pagi jika Aghza—anakku—bangun pagi, aku sering mengajaknya jalan-jalan ke pematang sawah. Dia tampak antusias setiap kali aku ajak ke persawahan. Sebelumnya dia minta dibuatkan susu dulu. Nanti susu yang dalam dot itu diminum pada saat kami melihat sawah. Terasa lebih nikmat, mungkin pikirnya. Aku bonceng […]

expand_less