Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Semarakkan Hari Santri Nasional, YPM Kembang Dukuhseti Gelar Perkemahan 1001 Santri

Semarakkan Hari Santri Nasional, YPM Kembang Dukuhseti Gelar Perkemahan 1001 Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 20.398
  • comment 0 komentar

​PATI — Yayasan Pengembangan Madarijul Huda (YPM) Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, menggelar Perkemahan 1001 Santri pada 18–20 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan YPM Kembang ini diselenggarakan dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Santri Nasional.

​Suasana lapangan tampak semarak dengan kehadiran tak kurang dari 1.001 siswa-siswi yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan YPM Kembang. Para peserta terdiri dari siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas 5 dan 6, Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Madarijul Huda.

​Pengurus YPM Kembang, H. Muhammad Yasin Shodiq (Gus Yasin), mengungkapkan bahwa perkemahan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengobat rindu akan suasana perkemahan seru yang melibatkan seluruh tingkat pendidikan di YPM.

​”Kegiatan Perkemahan 1001 Santri di lembaga kami ini pertama untuk memperingati Hari Santri. Kemudian yang kedua, kita memang sudah lama merindukan suasana perkemahan yang melibatkan seluruh jenjang yang ada di lembaga kami, mulai dari MI kelas 5–6, MTs, Aliyah, hingga SMK,” ujar Gus Yasin.

​pembukaan kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surat Al-Mujadilah ayat 10–12, dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne Pramuka dan Mars YPM Kembang, pengibaran bendera perkemahan, serta pembacaan Pancasila dan Dasadarma Pramuka oleh petugas upacara.

​Bertindak sebagai Pembina Upacara, KH Fuad Abdillah dalam amanatnya mengulas kembali sejarah kepanduan dunia yang digagas Baden Powell hingga lahirnya Gerakan Pramuka di Indonesia yang diresmikan Presiden Soekarno pada 14 Agustus 1961.

​KH Fuad Abdillah menekankan pentingnya menanamkan Dasadarma Pramuka, khususnya poin suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan, sebagai bagian dari akhlakul karimah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Ia menegaskan bahwa Pramuka tidak keluar dari prinsip-prinsip agama, karena nilai-nilai Dasadarma sejatinya merupakan cerminan akhlakul karimah.

“Pramuka ini tidak keluar dari prinsip-prinsip agama. Dasadarma suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan merupakan bagian dari akhlakul karimah,” tegasnya.

​Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh dan pembina yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini, seperti Kakak Kamabiran Suhartono dan Sudarto, serta Kiai Muslim Assalamy yang tampil unik bersarung namun ber-hasduk atau berdasi Pramuka. KH Fuad memuji penampilan khas tersebut yang dinilainya langka dan selalu memancarkan semangat muda.

​Usai amanat, acara dilanjutkan dengan peletakan panji-panji perkemahan, penyematan tanda peserta secara simbolis, dan ditutup dengan pembacaan doa oleh Kiai Muslim Assalamy.

​Camat Dukuhseti selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran), Suhartono, turut memberikan sambutan dan motivasi kepada para peserta. Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan wadah efektif untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan memiliki jiwa gotong royong, baik di lapangan perkemahan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Pramuka membentuk karakter dan kehidupan panjenengan dengan semangat gotong royong. Mari kita jaga dan bangun yayasan yang telah dibangun dengan baik ini. Pramuka membina serta memberikan semangat gotong royong, baik di lapangan perkemahan maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Suhartono.

​Suasana pembukaan perkemahan semakin memukau ketika atraksi Marching Band YPM Kembang tampil menghibur seluruh peserta dan tamu undangan.

​Perkemahan 1001 Santri YPM Kembang diisi dengan beragam agenda menarik. Pada malam hari usai shalat Maghrib, panggung pentas seni digelar sebagai wadah untuk menampilkan berbagai bakat dan potensi kesenian para siswa-siswi.

​Sementara itu pada Selasa pagi, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bakti sosial masyarakat. Para santri disebar ke berbagai tempat ibadah, seperti masjid dan musala di Desa Kembang dan desa sekitarnya, untuk melangsungkan tradisi khataman Al-Qur’an sekaligus membersihkan fasilitas ibadah masyarakat.

​Gus Yasin menjelaskan bahwa kegiatan Selasa pagi tersebut difokuskan pada bakti sosial berupa khataman dan aksi bersih-bersih tempat ibadah di sekitar Desa Kembang.

​Lebih jauh, Gus Yasin menegaskan bahwa perkemahan ini bukan sekadar ajang rekreasi luar ruangan, melainkan media untuk menegaskan kembali jati diri dan peran strategis santri di tengah masyarakat. Nilai-nilai perjuangan ini meneladani spirit para muassis (pendiri) YPM Kembang, seperti Mbah Hasbullah, yang dahulu aktif memperjuangkan kemerdekaan serta membangun peradaban melalui pendidikan keagamaan dan kegiatan kemasyarakatan.

​Pihak yayasan berharap perkemahan ini mampu memupuk jiwa patriotisme dan sinergi yang kuat antara santri dan warga sekitar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa patriotisme santri supaya tetap bisa bersinergi dengan masyarakat, membangun negeri, dan selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk negara kita,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Maleman Pekan Ini Membahas Masyarat Paria

    Suluk Maleman Pekan Ini Membahas Masyarat Paria

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.020
    • 0Komentar

    Sebuah pertanyaan satir menyeruak saat Budayawan Anis Sholeh Ba’asyin membuka NgAllah Suluk Maleman pada Sabtu (18/7) malam. Dia melempar pertanyaan tentang apa sebenarnya yang dicari manusia di dunia ini. Meski terasa sederhana, namun pertanyaan ini merupakan upaya eksplorasi filosofis mengenai sifat manusia, keberadaan, dan kondisi manusia di era modern. Anis Sholeh Ba’asyin menantang para hadirin […]

  • PCNU-PATI Photo by KamalUddin Dk

    Suara Azan

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    “… Suara azan sebagai bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam, kenali diri kemudian bebaskan semua cengkeraman.” Kalimat tersebut diutarakan Gede Prama, penulis dan pelaku meditasi, yang beragama Hindu. Membaca dari refleksi Gede Prama di atas saya begitu tersentuh. Betapa saya tidak pernah menyadari akan pesan yang tersembunyi dari suara azan. […]

  • PCNU-PATI Photo by aboodi vesakaran

    Pendidikan Sebagai Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto “Pendidikan bukanlah menabur benih pada dirimu, melainkan menumbuhkan benih-benih yang ada dalam dirimu”. (Jalaluddin Rumi). Pendidikan itu benih harapan bagi masyarakat dan bagi manusia itu sendiri. Karena pendidikan merupakan instrumen kunci untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, manakala masyarakat dilanda  kegelapan, keterbelakangan, keterpurukan, kekacauan, dan tidak tahu cara mengatasinya, maka sandaran […]

  • Kuliah Umum Dies Natalis INISNU, Sekretaris Kopertais Jateng Jelaskan Filosofi Serat Tripama

    Kuliah Umum Dies Natalis INISNU, Sekretaris Kopertais Jateng Jelaskan Filosofi Serat Tripama

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.480
    • 0Komentar

      Temanggung — Momentum Dies Natalis ke-56 Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga penguatan intelektual melalui kuliah umum yang disampaikan Sekretaris Kopertais Wilayah X Jawa Tengah. Kegiatan yang digelar di Hall KBIHU Babussalam NU Temanggung, Selasa (5/5/2026), mengangkat tema besar “Tripama Kawedhar, INISNU Sumunar” dengan penekanan pada nilai-nilai […]

  • LDNU bersama IPNU-IPPNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Masjid Agung Pati

    LDNU bersama IPNU-IPPNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Masjid Agung Pati

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Masjid Agung Baitunnur Pati mencatatkan sejarah dengan menggelar ngaji budaya, Kamis (28/3/2024) malam. Masjid yang berada di pusat kota Pati tersebut bakal menjadi rujukan masjid agung lain di Indonesia. “Saya terenyuh. Ini bisa jadi contoh masjid yang lain,” ujar KH Budi Harjono saat berceramah di hadapan ribuan jamaah dalam Ngaji Cangkrukan memperingati […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

expand_less