Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 7.114
  • comment 0 komentar

 

WONOSOBO – Sebagai upaya mencetak generasi yang kompeten di kancah global, SMP Al Madina Wonosobo memberangkatkan 48 siswa Program Bilingual untuk mengikuti kegiatan Immersive English Study (IES) di Kampung Inggris Pare, Kediri (Minggu, 4/1). Program ini berlangsung selama sembilan hari dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris secara intensif di luar kelas formal.
Kegiatan IES dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan supporting environment yang mendorong siswa mempraktikkan bahasa Inggris secara aktif. Meski telah mendapatkan kurikulum bilingual di sekolah, penggunaan bahasa Inggris di luar jam pelajaran masih terbatas. Kampung Inggris Pare dipilih karena dikenal sebagai pusat pembelajaran bahasa Inggris terbesar di Indonesia dengan penerapan kawasan berbahasa Inggris (English Area) selama 24 jam.

Program ini juga merupakan bentuk tindak lanjut dari kegiatan English Capacity Building for NU Teachers Batch-1, hasil kerja sama LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dengan YPI Nasima Semarang. Program tersebut merupakan pelatihan bahasa Inggris intensif bagi guru, ustadz/ustadzah, serta pendidik di sekolah dan pesantren di bawah naungan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah.
Dalam program tersebut, LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo mengutus Ustadzah Nadia Ningsih Kusuma Efendi sebagai peserta untuk mengikuti kursus bahasa Inggris intensif di pusat pembelajaran Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur, selama enam pekan. Pengalaman dan hasil dari program penguatan kapasitas pendidik inilah yang kemudian direplikasi dan dikembangkan dalam bentuk program Immersive English Study bagi siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo.

Kepala SMP Al Madina Wonosobo, Faizal Arifin, S.Pd., yang akrab disapa Ustadz Faiz, menjelaskan bahwa program ini memiliki sejumlah tujuan strategis. Di antaranya adalah penguatan mental dan kepercayaan diri siswa agar berani berkomunikasi dalam bahasa Inggris tanpa takut salah (breaking the silence), akselerasi kemampuan berbahasa melalui peningkatan vocabulary, pronunciation, dan speaking, serta pembentukan kemandirian dan kedisiplinan melalui kehidupan berasrama dengan jadwal kegiatan padat dari kelas pagi hingga nightly speaking.

“Melalui program ini kami berharap siswa kembali ke sekolah dengan budaya berbahasa Inggris yang lebih kuat dan mampu menjadi penggerak (pioneer) penggunaan bahasa Inggris di lingkungan sekolah,” ujar Hafsha Tsaqieba, siswa kelas VII yang menjadi salah satu peserta program.

Program IES ini juga dirancang sebagai stimulus bagi agenda lanjutan berupa student exchange ke luar negeri yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang. Ketua Yayasan Al Madina, Dr. KH. Abdul Majid, M. Pd berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan program semata, melainkan diikuti dengan tindak lanjut berkelanjutan untuk menjaga budaya berbahasa global sesuai visi sekolah yang berwawasan internasional, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Selain aspek akademik, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan antarsiswa melalui berbagai aktivitas luar ruangan serta kunjungan edukatif yang menjadi bagian dari paket pembelajaran di Kampung Inggris Pare.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma'arif NU Jateng Finalkan Pedoman Branding Madrasah/Sekolah Unggulan

    Ma’arif NU Jateng Finalkan Pedoman Branding Madrasah/Sekolah Unggulan

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Bertempat di Parkit Room Hotel Muria Semarang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar Lokakarya Pedoman Branding Madrasah/Sekolah Unggulan pada Ahad (2/7/2023). Dalam laporannya, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan mengatakan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah menyempurnakan pedoman branding madrasah/sekolah unggulan yang sudah menjadi program prioritas. […]

  • 52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Margorejo menjalani hajat besar jelang pertengahan bulan ini. Sejak Jumat (11/10) kemarin, pihak PAC Ansor menggelar Diklatsar Banser yang diikuti sedikitnya 52 peserta di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo. Pembukaan Diklatsar Banser di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo, Jumat (11/10) Hal ini disampaikan oleh Abdul Qohar, S.Pd., […]

  • UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.909
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, rutin melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba). Kegiatan ini merupakan program sosialisasi dan konsolidasi yang dilakukan oleh pengurus UPZIS MWC untuk mendorong aktivasi dan kinerja UPZIS di tingkat ranting. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    NU dalam Membendung Radikalisme

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara mengenai radikalisme tentunya tidak lepas dari unsur kekerasan. Karena radikalisme sendiri berasal dari kata radikal dan isme. Sedangkan radikal sendiri adalah akar dan isme adalah paham. Maka, pengertian radikalisme pada awalnya merupakan paham yang sampai ke akar-akarnya. Sedangkan radikalisme dalam Islam dipahami sebagai paham yang dianut oleh kelompok Islam yang mendasarkan […]

  • Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    WINONG-Ratusan peserta didik Yayasan Tarbiyatul Banin memadati komplek pemakaman Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Pemandangan ini selalu terjadi setiap kali menjelang peringatan sedekah bumi dan Haul Ki Ageng Rante Kencono Wulung yang diselenggarakan setiap bulan Dzulqo’dah dalam kalender hijriyah. Para peserta didik sedang berkumpul di Makam Ki Ageng Rante Kencono Wulung Hadirnya rombongan peserta […]

  • Angkat Model Pentahelix Bawaslu Grobogan dan Kebumen, Dosen INISNU Juara 3 Call for Papers Bawalsu Kalsel Tingkat Nasional

    Angkat Model Pentahelix Bawaslu Grobogan dan Kebumen, Dosen INISNU Juara 3 Call for Papers Bawalsu Kalsel Tingkat Nasional

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

      Banjarmasin – Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda berhasil mendapatkan Juara 3 dalam Call for Papers yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu terungkap dalam kegiatan penutupan Call For Papers Seminar Nasional dan Lokakarya, dengan tema “Refleksi dan Evaluasi Penegakan Hukum […]

expand_less