Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GLM Plus, Ketua Ma’arif Jateng Ajak Prioritaskan Pendidikan Inklusi

GLM Plus, Ketua Ma’arif Jateng Ajak Prioritaskan Pendidikan Inklusi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Des 2024
  • visibility 228
  • comment 0 komentar

Semarang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani mengajak semua guru dan kepala sekolah/madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU untuk inklusif dan memprioritaskan pendidikan inklusi.

“Tidak semua orang tua bisa mengakses sekolah berupa Sekolah Luar Biasa (SLB) dari sisi jarak, keuangan, dan waktu yang sudah diselenggarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Maka dari itu, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengembangkan pendidikan inklusif melalui sekolah dan madrasah inklusif yang sudah kita mulai tahun 2018,” katanya saat membuka Pendidikan dan Pelatihan GLM Plus Part 8 Gerakan Pendidikan Inklusif Ma’arif yang digelar Tim Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024).

Dijelaskannya, dari kesepuluh program unggulan pengurus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029, kita mengangkat program penguatan pendidikan inklusif melalui peningkatan tata kelola kelembagaan. “Banyak pejabat yang saya temui, masih menolak pendidikan inklusif. Apa itu pendidikan inklusif? Nah ini masih banyak. Maka saya berharap jangan sampai ada sekolah dan madrasah inklusif menolak anak berkebutuhan khusus,” beber dia.

Sementara itu, Koordinator Tim Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melaporkan bahwa GLM Plus sudah berjalan part 8 dan akan berakhir minggu depan pada part 9. “Secara umum tidak ada kendala. Pada part 7 sudah menjadi plus pada program GLM karena menghadirkan numerasi, dan hari ini adalah inklusi,” kata dia.

Narasumber Tim GLM Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah As’adul Yusro, MH., dalam materinya “Standar Layanan Pendidikan Inklusi Madrasah-Sekolah Ma’arif NU” mengatakan bahwa Stadard Pelayanan Minimal Sekolah/Madrasah Ma’arif adalah aspek Aswaja (Aqidah, Fikroh, Amaliyah, Harokah) dan LISAN (lingkungan Inklusif, Sehat, Aman dan Nyaman).

Dijelaskannya, bahwa lingkungan inklusif adalah lingkungan yang terbuka, menerima perbedaan, dan menghargai keragaman. “Lingkungan inklusif dapat mencakup lingkungan fisik dan nonfisik di lingkungan pendidikan dan masyarakat sekitar satuan pendidikan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Forum Pendidik Madrasah Inklusi (FPMI) Pusat Supriyono, M.Pd.I, mengatakan bahwa pendidikan inklusif  adalah suatu sistem pendidikan yang mencakup  semua peserta didik, dan menyambut serta  mendukung mereka untuk belajar, siapa pun mereka  dan apa pun kemampuan atau persyaratan mereka. “ Ini berarti memastikan bahwa pengajaran dan  kurikulum, gedung sekolah, ruang kelas, area  bermain, transportasi, dan toilet sesuai untuk semua  anak di semua tingkatan. Pendidikan inklusif berarti  semua peserta didik belajar bersama di sekolah yang  sama,” kata dia dalam materi bertajuk “Manajamen Pengelolaan Pendidikan Inklusi Madrasah-Sekolah Ma’arif NU”.

Dijelaskannya, bahwa strategi implementasi pendidikan inklusif di Ma’arif NU ada dua, yaitu mainstreaming dan modelling. “Mainstreaming itu adalah standar pelayanan pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah yang harus memenuhi syarat di Sisdiknu, karakter Aswaja Annahdliyah, dan ekosistem  pendidikan Aswaja Annahdliyah inklusif (Sehat, Aman, Ramah  Disabilitas),” kata dia.

Sementara Piloting-Modelling, katanya, adalah ,menjadi keunggulan Sekolah/Madrasah (kabupaten/kota) dengan syarat manajemen, kurikulum dan pembelajaran, dan layanan kebutuhan khusus. Dijelaskan pula, bahwa model sekolah/madrasah berkeunggulan inklusif harus memenuhi aspek manajemen mengacu delapan standar nasional pendidikan yang inklusif, kurikulum dan pembelajarna mengacu IAP, PPI, Kurikulum Adaptif, dan pembelajaran inklusif, dan layanan kebutuhan khusus. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati Berikan Masukan tentang Kenaikan Pajak kepada BPKAD

    PCNU Pati Berikan Masukan tentang Kenaikan Pajak kepada BPKAD

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

      Pati- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, mendatangi Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat, Sabtu (19/7/2025). Mereka menyampaikan hasil kajian dari Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU  soal kanaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati yang mencapai 250 persen pada tahun 2025 ini. Perwakilan dari PCNU Pati […]

  • MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

    MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    SALATIGA-MUI Kota Salatiga mengadakan Seminar Internasional bertajuk Toleransi di Kawasan Asia Tenggara pada Sabtu (3/8) di Hotel Laras Asri Salatiga. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, imam besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. H. Noor Ahmad, rektor Unwahas Semarang, Dr. H. Ahmad Kamel H. Yusof, ketua Jam’iyah Ulama Fathoni Darussalam Pattani […]

  • PCNU-PATI

    Memasuki Tahun Politik, Rais Syuriyah PCNU Pati Ingatkan Pentingnya Berpolitik Ala Santri

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati adakan dialog kebangsaan bertajuk “Etika Santri Berpolitik Ala Imam Ghazali”. Kegiatan yang berlangsung di aula PCNU Pati, pada Sabtu (21/10/2023) pagi itu digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023.  Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rais Syuriah PCNU Pati, Ketua Tanfidziyah beserta para […]

  • Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

    Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Sukolilo baru saja memiliki hajat besar. Pergeseran kursi kepemimpinan pemudi NU kecamatan paling ujung selatan di Kabupaten Pati ini baru saja usai. Tepat sehari sebelum hari sumpah pemuda, PAC Fatayat NU Sukolilo ganti kepemimpinan.  Minggu (27/10) pagi, konferensi PAC Muslimat NU Sukolilo menggelar konferensi di Gedung Haji Sukolilo. […]

  • Bupati Pati Janji Berikan Dana Hibah Rp 1 Miliar untuk Muslimat NU

    Bupati Pati Janji Berikan Dana Hibah Rp 1 Miliar untuk Muslimat NU

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

      Bupati Pati Sudewo berjanji untuk memberikan kenaikan dana hibah sepuluh kali lipat dari sebelumnya ke Muslimat NU Kabupaten Pati. Jika sebelumnya Muslimat NU hanya memperoleh Rp 100 juta, kini Bupati menjanjikan Rp 1 miliar. Hal itu disampaikan Bupati Pati Sudewo saat menghadiri acara Khotmil Qur’an dan Istighosah dalam rangka Harlah Muslimat NU ke-79 dan […]

  • PCNU Pati Bangga, Ranting Muktiharjo Resmikan BUMNU Pertama di Pati

    PCNU Pati Bangga, Ranting Muktiharjo Resmikan BUMNU Pertama di Pati

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.371
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Ranting NU Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Pati melakukan inovasi dengan membentuk Badan Usaha Milik NU (BUMNU) Mukti Barokah. BUMNU ini pun menjadi badan usaha NU pertama di Kabupaten Pati. Grand Opening berlangsung khidmat pada Sabtu malam (25/10/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Ketua PCNU Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, M.Si meresmikan langsung […]

expand_less