Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kyai Suja’i dan Sutopo Pimpin Kembali MWCNU Kec. Jakenan

Kyai Suja’i dan Sutopo Pimpin Kembali MWCNU Kec. Jakenan

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 25 Des 2022
  • visibility 501
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – KH. Ahmad Suja’i dan Sutopo, S.Pd., MM terpilih kembali menjadi Rais dan Ketua MWCNU Kecamatan Jakenan, masa khidmat 2022-2027. Keduanya, yang merupakan ‘incumbent’ terpilih kembali dalam Konferensi Wakil Cabang MWCNU Kec. Jakenan yang digelar Ahad, 25 Desember 2022 di Gedung Haji IPHI Jakenan.
Konferensi Wakil Cabang MWCNU Kecamatan Jakenan, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia, Warsono, S.Pd, diikuti oleh 19 dari 23 Ranting NU yang terdapat di kecamatan Jakenan.
“Sesuai dengan AD/ART, sudah lebih dari 2/3 dari seluruh Ranting NU. Sehingga sidang memenuhi qourum,” ujar Warsono.
Konferensi dibuka pada pukul 9.00 WIB dengan dihadiri utusan Ranting NU, Forkompimcam, Pengurus PAC Banom NU, hingga pengurus PCNU Kab. Pati. Tampak hadir dari jajaran pengurus PCNU antara lain Wakil Rois KH. Abdul Majid, Sekretaris Maskan, dan beberapa pengurus lainnya.
Dalam sidang pleno Pemilihan AHWA dan Pemilihan Rois Syuriah yang dipimpin langsung Sekretaris PCNU, Maskan, peserta sidang memutuskan 5 AHWA (Ahlul Halli Wal ‘Aqdi). Kelimanya adalah K. Mubasyir, KH. Ahmad Suja’i, K. Muhamad Saefudin, K. Ahmad Syarif, dan K. Lasno.
Setelah kelimanya melakukan sidang AHWA akahirnya diputuskan untuk menetapkan KH. Ahmad Suja’i sebagai Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Jakenan untuk masa khidmat 2022-2027.
Sesuai manual acara yang diterima NU Pati, agenda Konferensi dilanjutkan dengan Pemilihan Bakal Calon dan Pemilihan Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Jakenan.
Saat pengajuan bakal calon, sempat muncul 9 kandidat calon. Namun karena beberapa calon hanya memperoleh dukungan satu suara, Rais terpilih akhirnya hanya menetapkan tiga orang diantaranya sebagai calon Ketua MWCNU, Ketiganya adalah Warsono, Kharisun , dan Aris Sutopo. Warsono dalam kepengurusan sebelumnya merupakan Wakil Ketua dan Kharisun sempat menduduki jabatan sebagai Ketua LP. Ma’arif Kec. Jakenan. Sedangkan Aris Sutopo merupakan Ketua MWCNU Masa Khidmat sebelumnya, 2017-2022.
Akhirnya sidang menetapkan Aris Sutopo sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Jakenan Masa Khidmat 2022-2027.
Rais Syuriah KH. Ahmad Suja’i dan Ketua Tanfidziyah Aris Sutopo akan membentuk kepengurusan lengkap, dibantu dengan Mede Formatur yang telah ditetapkan dalam sidang tersebut.
Maskan menyampaikan Rais dan Ketua bersama Tim Formatur memiliki waktu 30 hari untuk menyusun kepengurusan MWCNU Kecamatan Jakenan Masa Khidmat 2022-2027 secara lengkap.
“Sesuai Tatib dan sesuai AD/ART NU, selambat-lambatnya 30 hari setelah Konferensi, kepengurusan lengkap harus sudah terbentuk,” ujarnya. (mun/ltn)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    TAYU-Tidak banyak yang tahu bahwa KH. Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU merupakan pria asal Pati, kota kecil yang berada di pantai utara Jawa Tengah. Ayahnya benama KH. Syansuri merupakan salah satu ulama besar yang tinggal di Tayu, salah satu kota kecamatan di ujung utara Kabupaten Pati. KH. Ahmad Asnawi memberikan tausyiyah dalam acara Haul […]

  • PCNU-PATI Photo by Madrosah Sunnah

    Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan tempat pendidikan tradisional Islam tertua di Indonesia. Bahkan menurut Nurcholis Madjid dalam bukunya ‘Bilik-Bilik Pesantren’ dijelaskan bahwa pesantren adalah wujud proses perkembangan sistem pendidikan nasional. Ditinjau dari segi historis, pesantren tidak hanya identik dari makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous). Sebab, Lembaga yang […]

  • FKPT Jateng Gelar FGD Hasil Penelitian Mandiri dan Buka Bersama

    FKPT Jateng Gelar FGD Hasil Penelitian Mandiri dan Buka Bersama

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.066
    • 0Komentar

    ‎ ‎ ‎SEMARANG – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)Jawa Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Hasil Penelitian Mandiri bertajuk Survei Pendidikan Damai di Jawa Tengah yang dirangkai dengan acara buka bersama pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Delman Resto dan dihadiri seluruh pengurus FKPT Jateng. ‎ ‎Ketua FKPT Jateng, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menjelaskan […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • header-mozaik-kyai-sahal-tirto_ratio-16x9-jpg-2

    Kiai Sahal Mahfudh; Sosok Organisitatoris dan Produktif dalam Berkarya

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

      KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh merupakan seorang kiai yang  ‘alim dan faqih dalam berbagai disiplin ilmu. Beliau merupakan anak ketiga dari enam bersaudara  dari pasangan KH. Mahfudh Salam (w. 1944) dan Nyai Hj. Badi’ah (w.1945). Kiai Sahal lahir di Desa Kajen  Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah pada 17 Desember 1937. Sebuah desa yang […]

  • Puisi-Puisi Melisa Yusrina

    Puisi-Puisi Melisa Yusrina

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

      Sepucuk Kata Untuk Rekanita   Keringatmu adalah semangat Lelahmu adalah cambuk kehidupan Langkahmu tanda perjuangan Pengabdianmu tanda cinta   Semua itu hanya untuk satu tujuan Untuk menyirnakan kegelepan Untuk tetap melanjutkan perjuangan sang panutan Mekar seribu bunga di taman Mekar cinta pada ikatan Sehat selalu rekanita tersayang Tetaplah belajar, berjuang, dan bertaqwa tanpa bosan. […]

expand_less