Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sako Ma’arif NU Jateng Targetkan 4.270 Peserta di Perkemahan Prestasi ke-2

Sako Ma’arif NU Jateng Targetkan 4.270 Peserta di Perkemahan Prestasi ke-2

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 11 Okt 2026
  • visibility 20.247
  • comment 0 komentar

Kendal – Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah menggelar Temu Teknis Perkemahan Prestasi Ma’arif NU ke-2 di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kabupaten Kendal, Ahad (11/10/2026).

Temu teknis tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Perkemahan Prestasi Ma’arif NU ke-2 yang dijadwalkan berlangsung pada 13-16 Desember 2026 di lokasi yang sama. Kegiatan ini diikuti perwakilan kabupaten/kota untuk menyamakan persepsi mengenai teknis pelaksanaan, materi, perlombaan, hingga mekanisme keberangkatan kontingen.

Ketua Sako Ma’arif NU Jawa Tengah, H Shobirin, SAg, MPdI, mengatakan temu teknis diperlukan agar informasi yang diterima peserta dan pendamping dari masing-masing daerah memiliki pemahaman yang sama.

“Tujuan utama temu teknis ini untuk menyamakan persepsi antara panitia dengan peserta dan pendamping. Dengan begitu, apa yang diinginkan panitia dapat dipahami dan diikuti peserta secara utuh, sehingga tidak ada informasi yang berbeda atau keliru dipersepsikan masing-masing kabupaten/kota,” jelasnya.

Menurutnya, dalam temu teknis juga dilakukan pembahasan materi secara keseluruhan, skema keberangkatan kontingen, serta pengenalan lokasi yang akan digunakan sebagai arena perlombaan.

Jika seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah berpartisipasi, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 4.270 orang.

Pada Perkemahan Prestasi Ma’arif NU ke-2, peserta tidak hanya berasal dari jenjang MTs/SMP dan SMA/MA/SMK sebagaimana pelaksanaan sebelumnya. Sako Ma’arif NU Jawa Tengah juga membuka kesempatan bagi peserta didik jenjang MI/SD.

Untuk tingkat Penggalang MI/SD, perlombaan meliputi Pionering Pangkalan, Tata Upacara Pembukaan Latihan Penggalang, Baris-Berbaris, Scouting Skill, Lomba Cerdas Tangkas Pramuka (LCTP), dan Hasta Karya.

Sementara Penggalang MTs/SMP akan mengikuti Pionering Pangkalan, Tata Upacara Pembukaan Latihan Penggalang, Baris-Berbaris, Scouting Skill, LCTP, dan Hasta Karya dengan kategori putra dan putri pada sejumlah cabang.

Adapun tingkat Penegak mempertandingkan Pionering, Baris-Berbaris, LCTP, Scouting Adventures, Speech Contest, Teknologi Tepat Guna, Traditional Games, serta Cooking Competition.

Selain perlombaan perorangan atau regu, terdapat pula lomba tingkat kontingen atau Sako Cabang. Cabang tersebut meliputi Yel dan Langkah Pramuka, Pentas Seni, Pawai/Gebyar Bhinneka, Festival Kuliner Jawa Tengah, dan Pertendaan.

Shobirin menjelaskan, konsep Perkemahan Prestasi Ma’arif NU ke-2 pada dasarnya masih mempertahankan semangat kegiatan sebelumnya. Namun, cakupan peserta diperluas dengan melibatkan penggalang dari jenjang MI/SD.

“Kegiatan ini prinsipnya masih sama, yaitu giat prestasi. Kemudian juga ada ekspedisi, sosial komunikasi, patriotisme, keterampilan, wisata, dan berbagai kegiatan lainnya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan kader Pramuka Ma’arif NU yang memiliki kemampuan keterampilan dan pengetahuan sekaligus karakter serta spiritualitas yang kuat berdasarkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

“Target kami, adik-adik penggalang di Jawa Tengah betul-betul bisa kita andalkan, baik dari potensi keterampilan, pengetahuan, maupun spiritualitas keagamaannya,” katanya.

Menurut Shobirin, kepramukaan memiliki posisi strategis dalam pembentukan karakter pelajar karena proses pembelajarannya dilakukan melalui pengalaman langsung di luar kelas. Peserta dilatih mandiri sekaligus mendapatkan pembekalan melalui berbagai aktivitas.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, KH Muhammad Fatwa, MPd, mengingatkan para pelajar Ma’arif NU agar tidak minder ketika berhadapan dengan lembaga pendidikan umum.

“Kita ini sebagai warga Nahdliyin jangan minder saat berhadapan dengan sekolah umum. Kita ini besar,” tegasnya.

Ia menambahkan, Darul Amanah juga memiliki pengalaman dalam kegiatan kepramukaan internasional. Beberapa waktu lalu, pesantren tersebut mengirimkan delegasi dalam Jambore Pramuka Internasional ke-25 di Korea Selatan.

“Baru kemarin ini, disini diselenggarakan Perkemahan Wirakarya Daerah XI Jawa Tengah,” tandasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Pati Luncurkan Aplikasi SiKupat dan CroPat.Go, Ini Fungsinya

    LAZISNU Pati Luncurkan Aplikasi SiKupat dan CroPat.Go, Ini Fungsinya

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 839
    • 0Komentar

      Pati – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati meluncurkan dua aplikasi bernama SiKupat (Sistem Informasi Keuangan LAZISNU Pati) dan CroPat.Go (Crowdfunding Lazisnu Pati Go), pada Ahad (27/7/2025). Peluncuran aplikasi-aplikasi tersebut sebagai komitmen LAZISNU Pati dalam memperkuat tata kelola keuangan dan inovasi sosial. Ketua LAZISNU Pati, menjelaskan bahwa aplikasi SiKupat […]

  • Rosok, Nilai Tambah Bersedekah

    Rosok, Nilai Tambah Bersedekah

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Pati. Gunungwungkal, banyak orang yang beranggapan apabila sampah atau barang rongsokan, tidak ada nilainya sehingga di buang begitu saja. Namun siapa sangka, barang sisa-sisa dari olahan rumah tangga dan pertokoan tersebut dapat dijadikan jalan untuk menambah amal dan ibadah seluruh masyarakat. Hal tersebut dilakukan oleh Pemuda Masjid Besar Darussalam Gunungwungkal Pati.             “ Kami yang […]

  • GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

    GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar

    PATI-Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pati Kota menggelar Pelatihan Kader Dasar dan Diklatsar Banser di MTs. Alkholifah Desa Ngepungrojo Kecamatan Pati mulai hari Jum’at (15/11) hingga Ahad (17/11) pagi besok. Acara dibuka dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Itqonul Hakim dan Kasatkorcab Banser Arbain. Suasana Diklatsar Banser yang diselenggarakan oleh PAC Ansor […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 4 “Suami?” “Iya, dengar, Shanaya. Aku ….” “Stop! Jangan berani mendekat!” Kepala Shanaya tetiba terasa berdenyar. Tangannya terkulai lemas bagai pelepah daun pisang yang layu. Kakinya terasa meleot seperti karet gelang dan jantungnya menggelosor sampai ke ujung kaki. Wajahnya yang sepucat kapas masih beradu dengan wajah kusut dan kaku di […]

  • Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id CLUWAK-Latihan Kader Dasar (LKD) merupakan satu syarat wajib untuk memasuki organisasi besar Fatayat NU. Kali ini, giliran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Cluwak yang menyelenggarakan agenda tersebut. Berlokasi di Gedung TPQ al Hidayah, Desa Sumur, LKD Fatayat NU Cluwak berlangsung pada Sabtu (4/3) mulai pukul 08.00 WIB dan selesai 18.00 WIB petang. […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Rab, 19 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, bagaimanat pandangan syara’ tentang kepercayaan makna-makna tertentu dalam setiap prosesi adat seperti adat-adat dalam pernikahan dan sebagainya jika dikaitkan dengan hukum sebab-akibat ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Pandangan fiqih dalam masalah ini  adalah : Ø  Kepercayaan dihukumi tidak boleh dan menyebabkan seseorang menjadi kafir menurut ijma’, jika dia dengan […]

expand_less